Monthly Archives: May 2017

SEKEDAR GELANGGANG

Graphicc1

kini, semua yang kosong itu sudah terisi, tapi di ambang batas bersemayam ruang yang memberi jarak antara aku dan kau, sementara dulu, entah telah menjadi sebuah ada yang menyimpan segala pengetahuan kau dan aku tersembunyi, maka dari itu, mari kita berburu secangkir kopi, dan kita harus jalan kaki ketika berangkat, siapa tahu nemu uang,
Buku Sekedar Gelanggang bisa di unduh disini

Sekedar Gelanggang

Advertisements

Ekstra Media: Bias Kasus Ita Martadinata

acd05fcc2231fcf4f913ced5ddfc742d

Yongky Gigih Prasisko
(Peneliti di Matatimoer Institute)

            Selasa 6 Oktober 1998, digelar jumpa pers dari Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRUK), tentang kasus kerusuhan Mei 1998, yang turut dihadiri oleh wakil-wakil media internasional. Dalam jumpa pers tersebut para relawan mengutarakan berbagai ancaman yang menderanya. Ancaman yang dimaksudkan supaya mengurungkan niat mereka untuk membantu pengusutan peristiwa Mei 1998 oleh badan-badan internasional. Mereka siap untuk mengirimkan wakilnya untuk memberikan kesaksian kepada dunia internasional tentang berbagai tindak kejahatan yang terjadi pada kerusuhan Mei 1998. Salah satu wakilnya bernama Martadinata Haryono, atau lebih dikenal sebagai Ita Martadinata.

Pada saat itu Ita Martadinata berusia masih belia, 18 tahun. Ia juga masih berstatus sebagai siswa SMA. Ita adalah seorang korban perkosaan yang berhasil merajut kembali sebagian jati dirinya dan bersama ibunya bergabung dengan Tim Relawan untuk Kemanusiaan untuk membantu korban (perkosaan) yang mengalami gangguan jiwa yang lebih parah. Setelah jumpa pers tersebut Ita berencana akan memberikan kesaksiannya di hadapan kelompok internasional pembela Hak Asasi Manusia di Amerika Serikat. Ia akan berangkat bersama rombongan yang dipimpin Karlina Supeli. Continue reading Ekstra Media: Bias Kasus Ita Martadinata